Kamis, 23 Oktober 2014

MICR

Magnetic ink Character Recognution atau MICR Ink Character Recognition magnetik atau MICR, adalah pengenalan karakter teknologi yang digunakan terutama oleh industri perbankan untuk memfasilitasi pemrosesan cek dan membentuk nomor routing dan nomor rekening di bawah cek. MICR (pengenalan karakter tinta magnetik) juga biasa digunakan untuk memverifikasi keabsahan atau keaslian dokumen kertas, terutama untuk memeriksa. Tinta khusus, yang sensitif terhadap medan magnet, yang digunakan dalam pencetakan karakter tertentu pada dokumen asli. Informasi dapat dikodekan dalam karakter magnetik.

Penggunaan MICR dapat meningkatkan keamanan dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh beberapa jenis kejahatan. Jika dokumen telah dipalsukan - misalnya, cek palsu dibuat dengan menggunakan mesin fotokopi warna, garis magnetik-tinta baik tidak akan merespon medan magnet, atau akan menghasilkan kode yang salah saat dipindai dengan menggunakan perangkat yang dirancang untuk memulihkan informasi dalam magnet karakter. Bahkan cek yang sah dapat ditolak jika pembaca MICR menunjukkan bahwa pemilik akun memiliki sejarah menulis cek kosong. Pengecer biasanya menggunakan pembaca MICR untuk meminimalkan eksposur mereka untuk memeriksa penipuan. Perusahaan dan instansi pemerintah juga menggunakan teknologi untuk mempercepat penyortiran dokumen. Karakter MICR dicetak dalam tipografi khusus dengan tinta magnetik atau toner, biasanya mengandung oksida besi. Sebagai teks mesin MICR decode, pertama magnetizes karakter dalam bidang kertas. Kemudian karakter yang melewati kepala membaca MICR, sebuah perangkat yang mirip dengan kepala pemutaran tape recorder. Karena setiap karakter melewati kepala itu menghasilkan gelombang yang unik yang dapat dengan mudah diidentifikasi oleh sistem. Contoh yang paling umum adalah pemeriksaan standar yang memiliki semua informasi yang diperlukan pelanggan tercetak di sepanjang 'baris kode' bagian bawah. Karakter dan simbol yang digunakan pada pemeriksaan Inggris dicetak dalam font yang dikenal sebagai E13B.
 
ODR (Optical Data Reader) Optical Data pembaca merupakan salah satu data Input Data Methode atau Data terbaik metode input untuk kuesioner dicetak akan Optical data Pembaca. Optical data Pembaca adalah jenis khusus dari pemindaian perangkat yang akan digunakan pada dokumen. Optical data Pembaca jatuh di bawah dua kategori, mark recognition optik (OMR) dan optical character recognition (OCR) (Tangga, R., Reynolds, G., 2004). Contoh dari Pembaca optik yaitu : bola cahaya, serat optik, laser surgury instrument, CD dan DVD, Scanner, Pen Wand, dan lain sebagainya.
 
Cara Menggunakan
 
Optical Data Reader :
Seorang pembaca data optik termasuk perangkat untuk menghasilkan sinar, dan perangkat untuk mengubah posisi kondensasi dari balok cahaya sebelum berkas cahaya tercermin dari target seperti kode bar. Perangkat untuk mengubah posisi kondensasi adalah baik lensa fokus variabel atau cermin, masing-masing disesuaikan dengan mengubah kelengkungan permukaan lensa atau cermin untuk memindahkan posisi kondensasi siklis dan terus menerus. Cermin fokus variabel perubahan bentuk permukaan yang mencerminkan sebagai respons terhadap sinyal-sinyal listrik dari sirkuit mengemudi. Tekanan berlebih di dalam cermin yang disebabkan oleh permukaan cermin yang tertarik ke dalam yang dikeluarkan melalui asupan/outlet port dibentuk pada elektroda drive. Lensa fokus variabel mengubah panjang fokus lensa setiap kali kelengkungan permukaan dari padanya berubah. Sebaiknya, kelengkungan permukaan lensa diubah oleh tekanan fluida meningkat dalam lensa, sedangkan kelengkungan cermin berfokus variabel.

Biometrik

Biometrik

Teknologi biometric merupakan teknologi yang digunakan untuk menunjukkan keaslian (authentication) dari individu yang melakukan akses terhadap aset organisasi. Authentication adalah konsep yang menunjukkan bahwa hanya mereka yang diijinkan saja (authentic) yang dapat mempunyai akses terhadap asset organisasi. Biometric bukan hanya digunakan dalam sistem informasi akuntansi, aplikasinya cukup luas. Menurut prediksi yang dilakukan oleh International Biometric Group, bahwa industri keamanan biometric mendapat peningkatan pemasukan yang cukup besar pada tahun 2007 jika dibandingkan tahun 2003. Implementasi biometric security juga dilakukan oleh pemerintah Singapura, yang saat ini sedang merencanakan penggunaan paspor biometric pada oktober 2005 dan saat ini 9000 penduduk Singapura yang bekerja di airlines telah bersedia untuk melakukan uji coba paspor biometric selama 6 bulan. Paspor ini memuat data-data pribadi pemiliknya, seperti bentuk muka, sidik jari, dan bahkan pola selaput pelangi mata atau iris. Semua data ini, akan disimpan dalam sebuah chip memori yang termuat dalam paspor biometric. Hal yang lebih menarik lagi adalah ketika para pemilik paspor  lama tidak perlu mengganti jika paspor tersebut sudah kadaluarsa, yang perlu dilakukan hanya menambahkan chip ini ke dalam paspor yang sekarang dimiliki. Penggunaan paspor teknologi biometric ini dilakukan oleh pemerintah Singapura sebagai respon untuk meningkatkan keamanan dalam negeri (Radio Singapore International 2004). Kondisi ini bukan hanya terjadi di Singapura, IBM sebagai industri yang bergerak dalam bidang produsen notebook juga berencana akan menerapkan teknologi biometric sebagai salah satu pengamanan notebook terbaru

Point of sales

Apakah POS itu ?

POS (Point of Sales ) adalah seperangkat sistem komputer yang terdiri dari sistem operasi, hardware dan software yang didesain khusus dengan dilengkapi beberapa alat/device agar dapat membantu mempercepat proses transaksi.
 
Bidang apa saja yang perlu menggunakan POS ?

Hampir semua bidang yang ada transaksi langsung dengan client/ konsumen dapat menggunakan POS misalkan Supermarket, Toko, Hotel, Rumah Sakit, Akademik, Apotek, Fast Food, Restorant, Perparkiran, Ticketing dan sebagainya.

Apakah perbedaan dari Electronik Cash Register dengan POS ?
 
Sebagian besar dari produk POS adalah berupa Computer Cash Register (CCR) dan memang ditujukan untuk menggatikan Electronik Cash Register (ECR). Perbedaan utamanya adalah CCR mempunyai kemampuan yang tak terbatas, dapat ditambahkan alat/device dan dapat diprogram sesuai dengan keinginan dari User. dan ECR TERBATAS.
 
Apa saja komponen hardware pada POS ?
 
CPU (Central Processing Unit) terdiri dari Mainboard, memori, processor, harddisk dsb.
Monitor CRT atau LCD Mini Printer untuk mencetak Struk dan Slip Customer Display untuk menyajikan informasi kepada konsumen Cash Drawer, laci untuk menyimpan uang yang dapat membuka otomatis setelah transaksi, Barcode Scanner, untuk membaca isi barcode Barcode Printer, untuk mencetak barcode Programmable keyboard adalah keyboard yang setiap tombolnya dapat diprogram isinya. Modul Touchscreen, media pemasukan data dengan sentuhan jari di monitor. MCR (magnetic card reader) membaca data yang tersimpan pada kartu magnet (kredit card,ATM dsb) Finger Scan, Alat untuk membaca sidik jari Modem, untuk mengirim dan menerima data via kabel telepon. dsb.
 
Apakah software POS itu ?
 
Software atau perangkat lunak adalah program atau sekumpulan instruksi yang dirancang sedemikian rupa sehingga POS dapat berjalan sesuai dengan fungsinya dan keinginan dari pengguna komputer.
Ada 2 macam software yaitu :

1. Software paket yaitu software yang sudah jadi dan siap pakai, pada software ini terdapat fungsi standar sehingga setiap user yang sistemnya sama/cocok dapat menggunakannya.
 
2. Software taylor made yaitu software yang dibuat khusus untuk pengguna dimana sistemnya mempunyai keunikan dan kebutuhan untuk memperluas kemampuannya.
Untuk saat ini sudah banyak tersedia aneka software POS Paket dari sistem retail, restorant, sampai dengan hotel dan juga banyak software house atau tenaga penyedia jasa yang dapat mengerjakan software secara taylor made. 

Kapan saya harus mengganti cash register saya dengan POS ?
 
Anda dapat mempertimbangkan mengganti Cash register dengan POS jika : Anda ingin mengetahui dan mengontrol stok barang secara realtime dan akurat. Anda ingin mendapatkan informasi penjualan dan stok secara rinci, akurat, lengkap,  terintegrasi dengan sistem AP (account payable) dan AR (account receivable) dan GL (general ledger) Anda yang memiliki banyak cabang/outlet sehingga sulit untuk mengkonsolidasikan laporan penjualan, stok dan sebagainya secara cepat dan akurat.

Konsumen pada toko anda mulai banyak dan terjadi antrian di kasir. Bisakah PC (personal computer) dapat digunakan sebagai POS/Point of Sales ? Karena isi dari POS adalah sama dengan isi dari komputer PC, maka sudah barang tentu setiap PC dapat digunakan sebagai komputer POS. Secara desain dan arsitektur , PC kurang tepat karena ukuran yang besar dan tidak kompak.